Apa itu Bandwidth? Berikut Ini Pengertian, Fungsi dan Cara Mengukur Bandwidth

  • Whatsapp
Bandwidth
Bandwidth

Sempatkah kamu mendengar sebutan bandwidth? Dikala membicarakan tentang server terlebih server pada jejaring internet, sebutan satu ini tentu telah tidak asing lagi di kuping. Tidak hanya pada server internet, sebutan satu ini nyatanya pula dapat kamu temukan pada server pc.

Lalu, apakah yang diartikan dengan bandwidth? Apakah ada metode buat mengukurnya? Apakah satuan yang digunakan dalam mengukur bandwidth? Bagaimana metode kita buat memeriksanya? Serta yang terutama merupakan, apakah gunanya? Ayo bersama tahu lebih dalam lagi tentang bandwidth!

Pengertian Bandwidth

Bandwidth merujuk kepada suatu kapasitas maksimum yang bisa ditransfer dari satu titik ke titik yang lain oleh server ataupun jaringan pada waktu tertentu. Dengan kata lain, kapasitas ini adalah gejala dari batasan maksimum kapasitas proses transmisi informasi. Pengukuran jumlah informasi tertransfer satu ini umumnya diukur dalam bit per detik( bps).

Tingkatan bandwidth berbanding lurus dengan kecepatan dalam melaksanakan pengiriman maupun penerimaan. Terus menjadi banyak ataupun besar kapasitasnya, hingga hendak terus menjadi kilat proses pengiriman serta penerimaan datanya. Tidak hanya itu, banyak ataupun tingginya kapasitas pula bisa membolehkan lebih banyak fitur bisa tersambung nantinya.

Baca Juga: 6+ Manfaat SEO Untuk Website dan Perkembangan Bisnis Anda, Wajib Banget!

Kapasitas satu ini terkategori selaku aspek berarti dalam melaksanakan penuntutan terhadap mutu dan kecepatan dari jaringan internet. Tidak hanya itu, kapasitas tersebut pula ialah konsep esensial yang diterapkan pada sebagian bidang teknologi. Semacam digunakan buat melaksanakan penggambaran terhadap terdapatnya perbandingan frekuensi atas serta dasar dalam transmisi.

Kapasitas komponen ini umumnya ditetapkan oleh tipe koneksinya. Saluran telepon adalah saluran yang diandalkan oleh Digital Subscriber Line( DSL) dan menawarkan kecepatan kapasitas lebih rendah, ialah dekat 1, 5 Mbps hingga dengan 15 Mbps. Sebaliknya internet kabel mempunyai kecepatan dekat 50 Mbps.

Fungsi Bandwidth

Bandwidth bukan tercantum ke dalam jenis sumber tidak terbatas. Posisi pelaksanaan semacam Terkadang, perihal ini disebabkan terdapatnya keterbatasan pada raga fitur jaringan semacam router ataupun modem dan kabel ataupun frekuensi nirkabel yang digunakan. Di sisi lain, kapasitas satu ini pula dibatasi oleh administrator jaringan internet ataupun jaringan zona luas maupun WAN.

Sebagian fitur memakai koneksi yang sama wajib berbagi kapasitas. Meski kecepatan yang dipunyai oleh bandwidth tidak bisa ditukarkan, kapasitas lebih besar hendak sangat berarti guna mempertahankan kecepatan yang bisa ditoleransi pada sebagian fitur.

Metode Mengukur Bandwidth

Buat pengukuran kapasitas satu ini umumnya dicoba memakai suatu fitur lunak ataupun firmware. Utilitas pengukuran bandwidth meliputi utilitas uji TCP ataupun TTCP dan PRTG Network Monitor.

TCP melaksanakan pengukuran pada throughput pada jaringan IP antara 2 host. Satu host ialah penerima sedangkan yang yang lain berfungsi selaku pengirim. Tiap sisi menunjukkan jumlah byte yang nantinya hendak ditransmisi.

PRTG sediakan grafis antarmuka dan bagan guna melaksanakan pengukuran terhadap tren sepanjang periode waktu lebih lama dan bisa digunakan pula buat melaksanakan pengukuran pada traffic antara antarmuka berbeda.

Baca Juga: 2 Jenis SEO Google Untuk Diterapkan Website Bisnis Anda, Berikut Penjelasannya…

Total ataupun banyaknya bandwidth yang kamu butuhkan bergantung pada rencana kamu terpaut dengan koneksi internet itu sendiri.

Secara universal, bila kamu mempunyai rencana buat tidak melaksanakan apapun tidak hanya dari mendatangi media sosial serta menyaksikan video, paket dengan kecepatan besar kelas dasar bisa jadi tidak hendak memunculkan permasalahan sungguh-sungguh.

Ada tata cara lain dalam melaksanakan pengukuran bandwidth, adalah dengan melaksanakan transfer file dengan dimensi dikenal dan menghitung waktu yang diperlukan buat mentransfer file tersebut. Tidak hanya metode mengukur, warnanya ada pula metode buat memastikan bandwidth semacam yang terdapat di dasar ini.

1. Maksimum Teoritis

Ialah suatu tingkatan transmisi yang menempati posisi paling tinggi dalam kondisi sempurna. Tingkatan transfer pada tingkatan ini tidak bisa dicapai dalam instalasi sesungguhnya.

Baca Juga: Cara Kerja SEO dan SERP Untuk Diterapkan di Website, Mudah Dipahami!

Karena, pada biasanya, tingkatan ini cuma digunakan buat melaksanakan perbandingan selaku metode melaksanakan penentuan tingkatan keadaan dari koneksi dengan kemampuan yang dipunyai maksimum teoritisnya.

2. Bandwidth Efektif

Tingkatan transmisi pada kondisi andal yang menempati tempat paling tinggi. Tetapi, tingkatan ini senantiasa lebih rendah dari maksimum teoritis. Tidak tidak sering tingkatan satu ini dikira selaku tingkatan terbaik yang bisa digunakan. Tingkatan ini diperlukan guna menguasai jumlah kemudian lintas yang bisa didukung oleh koneksi.

3. Throughput

Bila lebih dahulu kita telah mengulas 2 tingkatan paling tinggi, saat ini saatnya mengulas tentang tingkatan rata-rata, di mana throughput jadi salah satu yang terkategori dalam jenis ini. Throughput bermanfaat buat memperdalam uraian kecepatan koneksi khas ataupun reguler adalah sesuatu dimensi transfer dipecah dengan waktu yang diperlukan buat menuntaskan transfer. Semacam bandwidth pada biasanya, throughput pula diukur dalam byte per detik.

4. Goodput

Melaksanakan pengukuran terhadap jumlah informasi bermanfaat merujuk pada sebutan goodput. Di mana, informasi yang tidak di idamkan tidak hendak tercantum ke dalamnya. Goodput dihitung dengan melaksanakan pembagian terhadap dimensi file ditransfer dengan waktu yang diperlukan.

Related posts